Rekonstruksi ACL (Anterior cruciate ligament)

Dear, saya akan mencoba sharing pengalaman saya yang sampai saat ini masih menjalani pemulihan setelah melakukan operasi rekonstruksi ACL . Apa itu ACL kawan kawan bisa baca di Internet. Disini saya akan bercerita pengalaman pribadi mengenai cedera ACL ini.

Penyebab

Cedera ini saya dapatkan pada saat pertandingan sepakbola di kantor, yah sialnya saya pada saat itu adalah saya kurang dalam melakukan pemanasan. Dan salahnya lagi adalah saya bermain di sebuah kompetisi, dimana diusia saya dan berat badan seperti ini mengikuti sebuah kompetisi olahraga high impact sebaiknya dihindari🙂. Yes i’m 33 years old with almost 1 kwintal in weight🙂. im not happy with that, and still have a lot of effort to reduce the weight using Anyway except diet and medicine hehehehe….

kejadian ini terjadi ketika saya yang belum “panas” harus berjibaku secara tiba tiba dengan orang yang menyebabkan saya terjatuh dan kaki saya terpelintir. sakit banget kejadiannya, dan pada saat itu lutut tersebut terasa seperti terpisah dengan paha.

Riset dan Pengobatan

Yes!!. after the accident. saya melakukan kontrol ke beberapa dokter, termasuk juga melakukan pengecekan MRI yang berkesimpulan kemungkinan ligamen (ACL) saya putus. Tapi disepanjang perjalanan riset saya ke beberapa dokter, dokter terakhir saya menyarankan untuk melihat dulu selama 6 bulan kedepan karena gejala saya tidak terlalu signifikan.

6 month later, saya masih merasa lutut ini sering terasa seperti “hilang”, atau sering unbalanced, dan akhirnya saya kembali ke dokter dan melakukan MRI ulang.

 

Hari Operasi

Yes, this is the DAY!!!

pagi hari saya masuk ke RS dan mengurus urus untuk persiapan operasi pada jam 13.00 nantinya. Saya membawa 1 stel pakaian untuk pulang (celana pendek longgar dan kaos), beserta 1 stel pakaian biasa.  Jam 11.00 Dr Andre pontoh datang dan menanyakan kesiapan saya beserta menggambar sesuatu di lutut saya untuk menunjukkan letak titik yang akan di bedah, dan oh ya, lutut harus dicukur bersih ya agar tidak ada bulu bulu yang dapat menyulitkan nantinya.

Tepat jam 13.00, suster RSPI datang membawa saya yang sudah bersiap operasi dengan kursi roda. dan sesampainya diruang operasi saya dan istri diberikan penjelasan mekanisme operasi beserta indikator lampu mengenai operasi saya, lalu kemudian saya dimasukkan ke dalam ruangan persiapan operasi. Di ruangan yang sangat dingin ini saya hanya sempat melihat 1 – 2 menit sekeliling, sebelum akhirnya tertidur pulas!!

16.00 WIB, seseorang membangunkan saya dan mengatakan operasi saya telah selesai. yang kemudian saya melihat istri saya sebentar untuk kemudian tertidur kembali hingga bangun bangun saya sudah di ruangan Rumah sakit.

Pasca Operasi 

18.30 saya dibangunkan istri untuk sholat maghrib. dan disitulah saya baru merasakan sadar sepenuhnya, disitu saya baru menyadari bahwasanya kaki saya berat sekali untuk digerakkan, dan ketika saya lihat memang kaki saya sudah di perban dari telapak sampai kepaha, dan diberikan brace untuk menjaga agar kaki saya tidak melipat (meskipun saya tau tidak akan bisa terlipat)

perasaan di hari pertama pasca operasi adalah : hanya bisa menggerakkan sedikt telapak kaki dan jari2nya.

Day 1

Hari ini saya mulai bisa menggerakkan telapak kaki secara luwes kedepan dan kebelakang untuk menghilangkan rasa keram ataupun kesemutan yang terjadi. di Hari ini pula saya bisa berjalan dengan sangaaaaat pelan dengan menggunakan tongkat. berjalan berlebihan sangat tidak disarankan pada hari ini.

Day 2

Perbanyak melakukan peregangan di hari2 ini dengan cara menarik kedalam seluruh jari  kaki sambil berusah meluruskan lutut dengan 6 hitungan.

sensasi berjalan ?? masih sama seperti hari pertama, sulliiiiit apalagi ketika harus mengganti celana, BAB , sikat gigi dan mandi (lap lap doang)

Day 3 – day 6

ini adalah hari2 penyiksaan terberatmu. dimana pantat dan pinggang sudah sangat pegal karena keterbatasan gerakan yang dimiliki. ditambah keharusan juga untuk membatasi gerak berjalan.

Berdiri, mengganti celana, berjalan masih sangat sulit. dan celakanya karena kurangnya peregangan dengan cara diatas saya lakukan. tiba tiba lutut belakang saya menjadi semakin sakit. dan saya baru tahu berikutnya kalau gerakan tersebut berguna untuk merangsang tumbuhnya harmstring saya yang diambil untuk mengganti ligamen. sehingga apabila kurang peregangan akan menimbulkan rasa sakit.

oh iya, di hari hari ini juga akan timbul rasa gatal karena kulit yang sudah terlalu lama tidak terkena angin. tapi di saya rasa gatal itu masih bisa dihandle.

Day 7 

saat nya seluruh balutan di kaki saya dilepas, kecuali perban diatas luka bedah. di hari ini saya sudah diharuskan bisa berjalan tanpa menggunakan tongkat. dan rasanya sangaat sulliiiiit.

Disini saya bisa berjalan tanpa tongkat dengan kecepatan kira kira 0x 10^-7 km/h. dan kaki yang masih supeer berat untuk melangkah. latihan harus terus dilakukan dengan target day 17 kaki sudah bisa membentuk 90 derajat.

tulisan ini saya cukupkan sampai day 7 terlebih dahulu. next akan saya share pengalaman setelah hari ke 7. dan bagi kalian yang menginginkan operasi rekonstruksi ACL seperti saya, kira kira hal diataslah yang akan kalian hadapi dan persiapkan mental agar dalam menjalankannya terbiasa.

 

have fun.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: