Time Value OF Money & Financial Statements

dear rekan rekan materi diawali oleh sebuah Cerita pendek

Alkisah diceritakan seorang wanita, yang sudah dalam tahap persiapan pensiun. Gaji yang biasa ia dapatkan selama setahun adalah $85.000. Dimana pengeluaran wanita tersebut sekitar 80% dari gajinya, yaitu sekitar $68.000. Seandainya saja dalam waktu 1 tahun, kenaikan inflasi sebesar 5%, maka dia membutuhkan $110.765 untuk dapat hidup di tahun ke 5 masa pensiunnya. dan lebih banyak lagi pada tahun ke 10.

Tentunya kita mengerti bahwa uang tidak semata mata dinilai dari berapa pecahannya, namun uang dapat kita ukur dari nilainya. Seberapa bernilai uang tersebut pada masa kini untuk menjadi alat tukar, dan bagaimana nilainya pada masa depan nantinya.

Kalau berbicara mengenai Time Value Of Money, kita pastilah tidak asing dengan istilah Future Value, Present Value ataupun turunan turunan dari value tersebut.

Marilah kita bahas satu persatu.

  1. Future Value

Future Value adalah nilai uang tersebut di masa depan.  simplenya future value merupakan nilai masa depan yang diakibatkan oleh pengaruh waktu dan interest rate. Future value biasa digunakan ketika kita ingin mengetahui berapa kira kira harga suatu barang(contoh rumah) yang  kita beli/miliki pada 3 tahun mendatang.

2. Present Value

Present value adalah nilai masa kini. present value juga merupakan bentukan parameter dari variabel waktu dan interest rate. present value biasanya digunakan oleh kita sebagai dasar patokan mengenai berapa yang harus kita save saat ini, untuk mengejar sesuatu barang yang ingin kita beli pada tahun mendatang.

lalu bagaimana apabila kita ingin mengetahui berapa nilai di masa mendatang, namun kita juga melakukan cicilan/payment terhadap nilai tersebut. Bahasa gaulnya sih ngeredit, ngebon ato ngutang🙂. kita bisa menghitungnya dengan menggunakan Future Value Of an Annuity.

atau sebaliknya, apabila kita ditawari 2 opsi, apakah diminta untuk melakukan pembayaran annuity selama tiga tahun sebesar 1 juta/thn atau langsung dibayar saat ini juga. Tentunya kita dapat menggunakan metode Present Value Of An Annuity.

teori fullnya tidak akan dibahas disini, karena dibuku sudah cukup tebal dibahas beserta cara2 menghitungnya.

FINANCIAL STATEMENTS

Pastilah rekan rekan pernah melihat satu laporan keuangan yang terdiri dari angka angka ngejelimet dan luar biasa banyaknya di koran koran. Dan bahkan mulai jamannya Menkeu Sri Mulyani, Pemerintah Indonesia pun menyebarkan laporan keuangannya di koran koran terkemuka.

Laporan keuangan pada dasarnya terdiri dari 3 unsur, yaitu balance sheet (neraca keuangan), Income Statement  dan statement of cash flows. Saya akan coba bahas satu persatu, namun lagi lagi tidak akan terlalu detail.

  1. Balance Sheet.

Balance sheet, atau neraca keuangan. merupakan suatu tabel yang terdiri dari 2 unsur di sebelah kiri Asset, dan di sebelah kanan Liabilities and equity. Neraca keuangan yang benar adalah apabila jumlah kiri dan jumlah kanan sama. Urutan penulisan neraca keuangan adalah semakin liquid  semakin ditaruh diatas. contohnya cash selalu diletakkan diatas, sementara equipment/ building biasanya diletakkan di akhir akhir. Sementara di sisi pasiva, semakin besar bunga, akan diletakkan semakin dibawah begitu juga dengan jangka waktu, semakin panjang jangka waktunya, maka akan diletakkan semakin kebawah. Dari Balance sheet kita bisa perhatikan bagaimana sebenarnya suatu perusahaan mendapatkan income, dan berasal dari manakah modalnya.

Contoh, suatu perusahaan PT X selalu memiliki inventory building yang terus bergerak naik dan turun, sementara kita ketahui bahwa PT X itu memiliki line of business banking. Maka dapat kita simpulkan bahwa aktivitas perbankannya tidak bergerak sedinamis ketika dia melakukan jual beli property.

Dari sisi liabilities kita pun dapat cermati, bahwa perusahaan seperti Carrefour, Hypermart, Telco selalu memiliki hutang yang cukup besar, dan bisa dikatakan bahwa modal mereka adalah hutang. berbeda dengan panti pijat, panti pijat tidak mungkin memiliki hutang, karena sulit sekali untuk mendapatkan hutang dari bank untuk perusahaan yang memang bersinggungan dengan hukum.

2. Income Statements

adalah suatu statement yang menunjukkan dari mana perusahaan tersebut mendapatkan pemasukan, untuk memudahkan pembacaan, biasanya pada income statement pendapatan/bisnis utama selalu ditaruh di tempat paling atas.

3. Statements Net Cash Flow

statement ini terdiri dari biasanya terdiri dari 3 aktivitas :

1. Operating Activities

2. Investing Activities

3. Financing activities.

so rekan rekan, at least sudah ada gambaran kan untuk time Value Of Money & financial Statements ?

pastinya, rekan rekan merasa kurang puas kan. So untuk lebih memuaskan dahaga, rekan rekan dapat membaca buku Financial Management si brigham and reindhardt. Karena konon katanya buku itu disusun secara baik dan mudah untuk dimengerti. Disamping itu, mini case yang ada di buku itu, merupakan minicase yang memang terjadi akhir akhir ini yang biasanya melibatkan data yang cukup akurat.

happy reading friends.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: